Onlinesumut-MEDAN : Komisi VII DPR RI didampingi Direktur Bisnis Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Panja Ketenagalistrikan ke PLN Sektor Pembangkitan Belawan, Kamis (5/10/2017).

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi VII DPR RI, H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA ini membahas mengenai kondisi kelistrikan di Sumatera Utara serta tinjauan lapangan ke MVPP Onur Sultan 240 MW yang menjadi tambahan daya di sistem ketenagalistrikan Sumatera Bagian Utara.

Pada kesempatan ini, Wiluyo menyatakan bahwa hadirnya MVPP 240 MW ini merupakan salah satu solusi bagi sistem ketenagalistrikan Sumbagut yang sebelumnya masih defisit.

Dalam kunjungan kerja ini, Gus Irawan hadir bersama empat orang anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir, Ir. H. Tjatur Sapto Efy, MT., Drs. KH. Nawafie Saleh, SE., MM., dan Peggi Patricia Pattipi. Lawatan ini juga dihadiri oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ir. Alihuddin Sitompul, MM., dan General Manager PLN Regional Sumatera Utara di antaranya General Manager PLN Pembangkitan Sumbagut Bambang Iswanto, General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto, General Manager UIP Kitsum Weddy Bernadi Sudirman, dan General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung.

MVPP Onur Sultan merupakan tambahan pembangkit baru di sistem ketenagalistrikan Sumbagut sejak 16 Juni 2017 dan menambah kehandalan sistem dengan menyumbang daya sebesar 240 MW. Dengan adanya tambahan daya ini, sistem Sumbagut memiliki cadangan daya sebesar 110 MW atau 6%.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada PLN karena sudah berhasil mengatasi permasalahan defisit di Sumatera Utara. Memang masih ada pemadaman, tetapi alasannya karena pemeliharaan,” ujar Gus Irawan.

“Masih ada beberapa permasalahan lagi yang harus diselesaikan sehingga nantinya pemadaman dapat diminimalisir,” tambahnya.

Pada kesempatan ini Gus Irawan juga menyampaikan dukungannya untuk PLN agar dapat terus memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara, khususnya pada daerah terluar seperti Kepulauan Nias.

“Dengan adanya tambahan MVPP ini, Sumatera Utara memiliki potensi untuk menarik para calon investor,” papar Gus Irawan. Pada kesempatan ini ia juga mengapresiasi bahwa dengan adanya MVPP ini, konsumsi listrik di Sumatera Utara semakin meningkat.

“Hal ini akan menjadi jaminan bagi investor untuk mengembangkan industri di Sumatera Utara,” pungkasnya. OS-01/rel

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here