Onlinesumut-BATUBARA : Tim Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT-KPK) sepertinya terus melakukan perburuan terhadap sejumlah kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota se tanah air.

Pasca penangkapan Walikota Tegal belum lama ini, Rabu (13/9/2017), giliran Bupati Kabupaten Batubara OK Arya Zulkanaen yang dikabarkan terjaring OTT KPK di rumah dinasnya di Kecamatan Limapuluh.

Namun sejauh ini belum diketahui pasti kronologis dan siapa saja yang ditangkap tim lembaga antirasuah yang disebutkan berlangsung siang hari.

Merebaknya kabar inipun sontak membuat rumah dinas berornamen melayu itu jadi fokus perhatian masyarakat dan wartawan. Sayangnya, semua penghuni rumah termasuk petugas Satpol PP yang melakukan penjagaan tak mau bercerita banyak.

Suasana di rumah dinas Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen pasca OTT KPK

“Iya tadi memang ada yang masuk kesini. Cuma kita gak tau pasti siapa” ucap seorang penghuni rumah yang enggan menyebutkan identitasnya kepada Onlinesumut.

Sumber juga tidak berani menyebutkan berapa orang yang dibawa oleh petugas

“Tidak tahu berapa orang. Tapi tadi bapak (Bupati OK Arya) lagi terima tamu” sebutnya.

Sejauh ini belum diketahui motif pasti apa yang menjerat bupati Batubara 2 periode itu dan siapa saja yang turut ditangkap bersamanya.

Hanya saja, di Jakarta sendiri kabar ini sudah berhembus kencang. Bahkan pihak KPK sendiri, sudah membenarkan OTT yang menjerat OK Arya kepada wartawan.

“Ya betul, detilnya tunggu konferensi pers,” sebut Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat dikonfirmasi.

Dijadwalkan, KPK akan menggelar konferensi pers besok hari, Kamis (14/9/2017). OS-01

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here