Komjen Pol (Purn) Oegroseno/yan

Onlinesumut-JAKARTA : Munculnya nama Komjen Pol (Purn) Oegroseno dalam bursa bakal calon Gubernur Sumatera Utara (Balon Gubsu), semakin membuat eskalasi politik di Sumut terus meningkat.

Namun, berbeda dengan bakal kandidat lainnya yang mulai ‘jorjoran’ menggalang dukungan dan sudah melakukan lobi-lobi ke sejumlah partai politik (parpol), purnawirawan jenderal bintang tiga ini terlihat lebih kalem.

Ditemui di ruangannya di Kantor PLN Pusat di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017), Oegroseno mengaku sangat tersanjung dengan adanya wacana yang mengharapkannya maju dalam Pilgubsu 2018 mendatang.

“Sebuah kehormatan bagi saya jika masyarakat di Sumatera Utara mulai berwacana untuk mengusung saya menjadi bakal calon Gubsu mendatang” ucapnya memulai wawancara dengan Onlinesumut.com.

Menurut Oegro, secara prinsip, dirinya dengan Sumut memang sangat memiliki kedekatan. Ia juga mengaku bahwa Sumut sudah seperti kampung halamannya meski masa jabatan saat sebagai Kapolda tergolong singkat.

“Selama menjabat di kepolisian, tugas di Sumut yang paling berkesan bagi saya. Karena image Sumut itu keras, tapi ternyata masyarakatnya sangat ramah dan mudah diatur jika kita mau melakukan pendekatan yang sebenarnya. Saat saya disana hanya ada satu kepentingan, yakni demi keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat” urainya.

Mantan Wakapolri yang pernah sukses mengungkap aksi perampokan bersenjata di CIMB Niaga Aksara, Medan itu juga mengakui, bahwa ada keinginannya untuk mengabdikan sisa umur di Sumut yang masih kerap dikunjunginya.

“Jujur, banyak yang sudah menghubungi saya meminta untuk ikut Pilgubsu mendatang. Ada juga dari kalangan mahasiswa yang meminta maju (ikut Pilkada)” ungkapnya.

“Saya sangat berterimakasih dengan semua yang mendukung saya. Ini menjadi pemikiran tersendiri bagi saya, karena memang Sumut yang kaya dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia, sangat membutuhkan pemimpin yang mampu berbuat. Jika saya diberi amanah, Insha Allah saya harus siap untuk maju” tegasnya.

Sebelumnya, pengamat sosial politik Bivi Edward Panggabean juga menyatakan, andai Oegroseno maju pada Pilkada Sumut, sangat memungkinkan sosoknya bakal menjadi ‘kuda hitam’ atau yang terminimal bakal jadi pilihan utama bagi calon lainnya dalam berpasangan.

“Itukan tinggal dibicarakan, siapa jadi gubernur siapa wakilnya. Tapi yang jelas, dengan kepemimpinannya saat berdinas di Polri, Oegroseno bisa menjadi pilihan lain yang cukup diperhitungkan kandidat lain” pungkasnya. Yan

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here