Penyerahan surat permohonan dari Ardy Surbakti yang diterima Direktur Operasional PTPN 2, M Butarbutar yang disaksikan Direktur PT Nusa Dua Bekala (PT NDB) Josem Ginting SH , Kuasa Hukum PTPN 2 Sastra SH,Mkn dan sejumlah staf/ist

Onlinesumut-Deliserdang : Setelah sempat memicu ketegangan, masyarakat penggarap di seputaran Desa Simalingkar Bekala, Kecamatan Pancur Batu akhirnya mulai menunjukkan respon positif terkait pembangunan proyek perumahan di sekitar pemukiman mereka.

Ardy Surbakti mewakili ratusan penggarap lahan HGU 171 PTPN2 ,Jumat (11/7) mendatangi kantor perusahaan milik BUMN itu seorang sendiri. Niatnya positifnya pun mendapat respon dari Direktur Operasional PTPN 2, M Butarbutar, Direktur PT Nusa Dua Bekala (PT NDB) Josem Ginting SH, Kuasa Hukum PTPN2 Sastra SH,Mkn dan sejumlah staf lainnya.

Kedatangan Ardy Surbakti itu bertujuan untuk menyerahkan naskah permohonan kepada PTPN2 terkait 40 hektar lahan yang mereka garap selama ini. Disebutkannya, lahan garapan itu selama ini ditanami palawija sejak tahun 2000.

”Bahkan ada 25 unit tempat tinggal yang sudah kami dirikan disana.Hari ini kami sampaikan permohonan agar dapat dipertimbangkan mendapat pergantian materi,” ujar Ardy Surbakti berharap.

Permohonan lewat jalur diplonasi itupun spontan mendapat apresiasi dari Direktur Operasional PTPN 2, M Butarbutar. Disebutnya, kehadiran Ardy Surbakti dengan membawa permohonan, semata-mata murni dari keinginannya.

“Artinya tidak ada settingan atau desain dari siapa pun.Tentu kami sambut baik niatnya dan menjadi pertimbangan manajemen menindaklanjutinya. Hal-hal yang berkaitan dengan pembayaran atas tanaman dan bangunan akan disesuaikan dengan aturan perusahaan, ” sebutnya.

M Butarbutar menegaskan, pihaknya sama sekali tidak berniat membuat warga sekitar tidak nyaman dengan hadirnya proyek tersebut.

”Kita terbuka kepada siapa pun sesuai undang-undang yang berlaku.Khusus kepada Ardy Surbakti kami sampaikan penghargaan dengan harapan, semoga warga yang memiliki niat yang sama bisa mengikuti jejaknya” imbau Butarbutar.

Pihak PTPN2 mulai membangun dengan membersihkan lahan seluas 854,26 hektar dalam HGU 171. Tahap pertama lahan seluas 50 hektar  dibangun 200 unit perumahan. Pembersihan ini dilakukan terkait upaya percepatan program 1 juta rumah murah untuk rakyat yang digagas oleh presiden Joko Widodo.

“Pembangunan perumahan ini nantinya dilaksanakan atas kerjasama PTPN2 dengan Perum Perumnas,” kata Kuasa Hukum PTPN 2, Sastra SH, MKn  di ruang kerjanya.

Pihak PTPN2  mempercayakan kepada PT Propernas Nusa dan PT Nusa Dua Bekala yang merupakan anak perusahaan patungan anak dari Perum Perumnas dan PT PTPN2 (Persero.

Menurut Sastra, proses penyiapan lahan yang mereka lakukan ini menjadi bentuk kesungguhan dari kedua perusahaan plat merah tersebut untuk menjalankan amanah pemegang saham yang dalam hal ini adalah pemerintah. Mereka berharap, nantinya program ini akan mendapat dukungan dari masyarakat.

“Kita tentu tidak ingin program pemerintah mendapat hambatan,” pungkasnya kepada Onlinesumut. Yan

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here